Surabaya, 28 September 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan tiga tokoh Palestina di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu (27/9). Pertemuan tersebut membahas penguatan persaudaraan antara masyarakat Jawa Timur dan Palestina sekaligus membuka peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti. Khofifah mengatakan hubungan dengan Palestina tidak hanya terjalin melalui komunikasi antarlembaga, tetapi juga tumbuh melalui kepedulian masyarakat. Ia berharap pertemuan tersebut menghasilkan komunikasi yang semakin produktif bagi kedua pihak.
Tiga tokoh Palestina yang hadir yakni Utusan Khusus dan Penasihat Presiden Palestina Bidang Keagamaan dan Islam Mahmoud Sedqi Abdalrahman Alhabbash, Imam Besar Masjid Al-Aqsa Mohammad Ahmed Mohammed Hussein, serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdalfatah Ahmed Khalil Al-Sattari. Pertemuan turut dihadiri perwakilan PWNU, PW Muhammadiyah, PW LDII Jawa Timur, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Ali Aziz, serta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperluas ruang komunikasi dalam pertemuan. Pembicaraan diarahkan pada persaudaraan dan peluang program yang dapat dikembangkan bersama.
Khofifah menyampaikan bahwa masyarakat Jawa Timur memiliki kedekatan emosional, keagamaan, dan kemanusiaan dengan Palestina. Menurut dia, hubungan tersebut selama ini juga diwujudkan melalui kepedulian dan dukungan masyarakat terhadap perdamaian. Kehadiran delegasi Palestina dipandang sebagai kesempatan untuk menjaga hubungan yang telah terbentuk. Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap komunikasi tersebut dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Khofifah turut menyoroti kehadiran Imam Besar Masjid Al-Aqsa Mohammad Ahmed Mohammed Hussein. Ia menyebut Masjid Al-Aqsa memiliki kedudukan penting bagi umat Islam dan menjadi salah satu simbol yang menghubungkan umat Muslim di berbagai belahan dunia. Khofifah juga menyampaikan harapan bagi masyarakat Palestina, khususnya warga Gaza. Ia berharap pertemuan berikutnya dapat menghasilkan pembicaraan yang lebih produktif dan konkret.
Mahmoud Sedqi Abdalrahman Alhabbash menyampaikan apresiasi atas penerimaan yang diberikan Khofifah dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam pertemuan tersebut, delegasi Palestina menjelaskan kondisi yang sedang dihadapi masyarakat Palestina serta membahas hubungan persahabatan dengan Indonesia. Alhabbash menyatakan pihaknya berharap komunikasi yang terbangun dapat berkembang menjadi kerja sama antara masyarakat kedua negara. Pertemuan tersebut juga membicarakan sejumlah program yang berpotensi mendukung kepentingan masyarakat Palestina.
Pembicaraan mengenai kerja sama masih berada pada tahap penjajakan dan belum dirinci menjadi kesepakatan program tertentu. Kedua pihak membahas peluang untuk menindaklanjuti komunikasi agar hubungan tidak hanya berlangsung pada tingkat pertemuan antarpemimpin. Kerja sama ekonomi dan sosial termasuk bidang yang disebut dalam pembicaraan tersebut. Delegasi Palestina berharap hasil pertemuan dapat berkembang menjadi kemitraan yang lebih konkret pada masa mendatang.
Pertemuan di Surabaya menjadi bagian dari upaya mempertahankan komunikasi antara Jawa Timur dan Palestina melalui jalur pemerintahan maupun masyarakat. Khofifah menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur ingin terus membuka ruang persaudaraan yang membawa pesan perdamaian dan kemanusiaan. Sementara delegasi Palestina berharap hubungan yang telah terjalin dapat diperluas melalui program yang memberikan manfaat nyata. Tindak lanjut dari pembicaraan tersebut akan menentukan bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan kedua pihak.





