Jakarta, 18 September 2026 – Jorge Martin tampil tercepat dalam sesi kualifikasi MotoGP Austria 2026 dan memastikan pole position untuk balapan di Red Bull Ring, Spielberg. Pembalap Aprilia Racing tersebut mencatatkan waktu terbaik 1 menit 27,917 detik dalam persaingan yang berlangsung sangat ketat. Martin berhasil mengungguli Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team yang harus puas menempati posisi kedua. Selisih antara kedua pembalap Spanyol tersebut hanya 0,015 detik, memperlihatkan betapa tipisnya persaingan pada barisan terdepan. Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing melengkapi posisi tiga besar dengan selisih hanya 0,071 detik dari Martin. Hasil tersebut membuat tiga pembalap Spanyol menguasai barisan pertama untuk Sprint dan balapan utama GP Austria.
Keberhasilan meraih pole menjadi hasil penting bagi Martin karena dirinya datang ke Austria dengan persaingan perebutan gelar yang sangat ketat bersama Marc Marquez. Keduanya memasuki akhir pekan di Red Bull Ring dengan koleksi sama-sama 274 poin. Martin menunjukkan kecepatannya ketika sesi kualifikasi memasuki fase penentuan dan berhasil mencatatkan putaran terbaik yang tidak mampu dilewati rivalnya. Marc sempat memberikan ancaman besar pada percobaan terakhir dan hampir merebut posisi pertama. Namun, catatan waktunya tetap tertinggal 0,015 detik sehingga Martin mempertahankan pole. Ini sekaligus menjadi pole position ketiga Martin sepanjang musim MotoGP 2026.
Persaingan pada barisan pertama semakin menarik dengan kehadiran Pedro Acosta yang sebelumnya tampil sangat cepat sepanjang sesi latihan Jumat. Pembalap KTM tersebut membukukan waktu 1 menit 27,988 detik sehingga hanya terpaut 0,071 detik dari pole. Ketiga pembalap terdepan sama-sama berhasil menembus catatan waktu 1 menit 27 detik. Marco Bezzecchi menempatkan Aprilia lainnya di posisi keempat dengan selisih 0,249 detik. Ai Ogura dari Trackhouse Racing mengamankan posisi kelima, sementara Alex Marquez berada di urutan keenam. Susunan tersebut membuat persaingan pada dua barisan terdepan dipenuhi pembalap yang memiliki kecepatan kompetitif.
Marc Marquez sebenarnya menunjukkan performa kuat sebelum kualifikasi dengan menjadi pembalap tercepat pada sesi latihan Sabtu. Namun, ia sempat mengalami kecelakaan di Tikungan 1 menjelang berakhirnya sesi tersebut. Kondisi lintasan sebelumnya juga belum sepenuhnya ideal setelah hujan semalaman meninggalkan sejumlah bagian yang masih basah. Ketika kualifikasi berlangsung, kondisi semakin membaik sehingga para pembalap dapat menggunakan ban slick dan meningkatkan catatan waktu. Pada percobaan terakhir Q2, Marc kembali mencoba mengejar catatan Martin. Upayanya tidak menghasilkan pole setelah ia kehilangan kesempatan meningkatkan waktu pada fase akhir sesi.
Francesco Bagnaia harus bekerja lebih keras setelah sebelumnya tidak memperoleh tiket langsung menuju Q2. Pembalap Ducati Lenovo tersebut berhasil melewati Q1 sebelum akhirnya menempati posisi ketujuh pada hasil kualifikasi. Fabio Di Giannantonio berada di posisi kedelapan, disusul Fabio Quartararo di urutan kesembilan. Johann Zarco mengamankan posisi ke-10, sementara Brad Binder berada tepat di belakangnya. Hasil kualifikasi memperlihatkan selisih yang sangat rapat pada kelompok terdepan dan membuka peluang terjadinya persaingan ketat sejak lap pertama. Karakter Red Bull Ring dengan zona pengereman keras juga berpotensi memberikan banyak kesempatan menyalip.
Pole position Martin semakin menambah tekanan dalam persaingan gelar MotoGP 2026 karena dirinya dan Marc memasuki seri Austria dengan jumlah poin identik. Posisi start tersebut akan berlaku untuk Sprint serta balapan utama yang berlangsung di Red Bull Ring. Sprint dijadwalkan berlangsung Sabtu dengan 14 lap, sementara balapan utama GP Austria digelar Minggu. Martin memiliki keuntungan memulai dari posisi paling depan, tetapi Marc dan Acosta berada sangat dekat berdasarkan catatan waktu kualifikasi. Hasil Sprint dapat langsung mengubah posisi kedua pembalap dalam klasemen sebelum balapan utama berlangsung. MotoGP Austria pun menjadi salah satu seri penting dalam persaingan gelar setelah Martin berhasil memenangkan duel pertama akhir pekan dengan merebut pole.







